Minggu, 04 April 2021

Kesalahan Orang yang Berpuasa (5) - Baru Tahu Masuk Ramadhan di Siang Hari Tapi Tetap Tidak Berpuasa

Kesalahan Orang Berpuasa (5)



Kesalahan yang Kelima :
Baru tahu masuk Ramadhan di siang hari, tapi tetap tidak berpuasa.

Fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. Ahmad bin Umar Baazmul hafizhahullah berkata :

Diantara kesalahan-kesalahan yang terjatuh padanya sebagian orang yang berpuasa adalah : bahwasanya sebagian manusia apabila telah tetap masuknya bulan Ramadhan di pertengahan siang di hari ketiga puluh dari bulan Sya'ban (yakni sudah masuk 1 Ramadhan, tapi mereka baru mengetahui di siang hari) maka ia tidak menahan diri dari pembatal-pembatal puasa bahkan ia terus berbuka dengan alasan bahwa menahan diri dari pembatal-pembatal puasa harus dari semenjak sebelum waktu fajar dan ini tidak diragukan lagi termasuk kesalahan; dikarenakan Nabi shallallahu alaihi wasallam memerintahkan orang yang makan dan minum di hari Asyura untuk meninggalkan makan dan minum dan harus menyempurnakan puasanya. 

Dari Salamah bin Al Akwa' radhiallahu anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengutus di hari Asyura seseorang dari Aslam lalu ia menyerukan kepada manusia : "sesungguhnya hari ini adalah hari Asyura maka barangsiapa yang telah makan dan minum maka janganlah ia makan apapun (yakni hendaklah ia berpuasa pada sisa harinya) dan hendaklah ia menyempurnakan puasanya, dan barangsiapa yang belum makan dan belum minum maka hendaknya ia menyempurnakan puasanya".

Syeikh Nashiruddin Al Albani rahimahullah berkata :

Dalam hadits ini terdapat dua faedah :

1. Bahwasanya puasa hari Asyura pada awalnya diwajibkan dan hal itu nampak pada perhatian beliau dengannya yang tergambar pada sikap mengumumkan perintah beliau untuk berpuasa pada hari tersebut dan perintah menahan diri dari makan bagi yang telah makan sebelumnya dan memerintahkannya untuk berpuasa di sisa harinya; dikarenakan puasa tathawwu' (sunnah) tidak ada padanya perintah menahan diri setelah berbuka. 


2. Bahwasanya orang yang wajib baginya puasa pada siang hari seperti orang gila yang sadar (di siang hari) dari kegilaannya, anak kecil yang mencapai usia baligh dan orang kafir yang masuk islam (di siang hari) dan seperti orang yang sampai kepadanya kabar bahwa hilal Ramadhan terlihat tadi malam maka sah niat mereka dari siang hari dimana wajib puasa baginya walaupun setelah mereka makan atau minum sehingga keadaan ini dikecualikan dari keumuman sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam :

من لم يجمع الصيام قبل الفجر فلا صيام له. 

"Barangsiapa yang tidak berniat puasa sebelum waktu fajar maka tidak ada puasa baginya".

Saya (Syeikh Ahmad Baazmul, pent) katakan : dan pendapat ini dipilih oleh sekelompok para ulama diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyimil Jauziyyah, Asy Syaukani dan Ibnu Si'di rahimahumullah. 

Adapun mengqadha (mengganti) hari tersebut maka tidaklah wajib atas mereka, Al Allamah As Si'di rahimahullah berkata : Apabila telah tegak bukti (masuknya Ramadhan) di pertengahan siang dengan dilihatnya hilal Ramadhan maka wajib atas mereka menahan diri dari pembatal-pembatal puasa dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memilih pendapat bahwa tidak wajib bagi mereka mengqadha hari tersebut dan pendapat beliau ini sangat kuat dikarenakan dibangun di atas dasar bahwa hukum-hukum tidaklah berlaku melainkan setelah sampainya hukum-hukum tersebut, maka mereka berbuka (tidak berpuasa) dikarenakan dugaan mereka (bahwa bulan Sya'ban belum berakhir, pent) dan hukum yang nampak bagi mereka adalah bahwa hari tersebut tidak termasuk Ramadhan sehingga apabila nampak (bagi mereka) bahwa hari tersebut termasuk Ramadhan maka wajib bagi mereka menahan diri (dari pembatal-pembatal puasa) dan tidak wajib bagi mereka mengqadha sesuatu yang tidak sampai bagi mereka (bukti masuknya Ramadhan).

📚Sumber : artikel berjudul "Maa Laa Yashihhu fis Shiyam" halqah 06.

__________

*Permasalahan ini bisa jadi jarang terjadi seiring dengan perkembangan media-media komunikasi di zaman sekarang wallahu a'lam, pent. 

Channel Telegram Dinul Qoyyim

Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: