Rabu, 28 Juli 2021

Islam Iman Dan Ihsan - Hadits Arbain (2) - Bagian 2

 




Melanjutkan pembahasan sebelumnya :
Islam, Iman, Ihsan dan Tanda Hari Kiamat (Bag.1)

Berkata As-Syaikh Al- Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah:

5. Dan diantara faedah hadits ini: bagusnya adab pelajar di hadapan guru dimana Jibril -alaihis shalat was salam- duduk di hadapan nabi ﷺ dengan model duduk ini yang menunjukkan atas adabnya dan perhatiannya serta persiapannya terhadap apa yang akan disampaikan kepadanya maka dia pun menempelkan kedua lututnya ke lutut beliau dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas paha beliau.

6. Diantaranya: bolehnya memanggil nabi ﷺ dengan namanya berdasarkan ucapannya, "wahai Muhammad" dan ini kemungkinannya itu terjadi sebelum adanya larangan yaitu sebelum adanya larangan Allah tentang hal itu di dalam firman-Nya:

{ لَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا } [النور/63]

"Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul (Muhammad) di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian (yang lain)." [Qs. An-Nur: 63]

Berdasarkan salah satu penafsiran dan ada kemungkinan bahwa ini berlangsung sesuai dengan kebiasaan bangsa Arab yang mereka datang kepada Rasul ﷺ kemudian mereka memanggilnya dengan namanya "wahai Muhammad" dan ini lebih dekat (kepada kebenaran), karena (kemungkinan) pertama butuh kepada (kepastian) sejarah.

7. Dan diantara faedah hadits ini: bolehnya seseorang bertanya tentang sesuatu yang dia ketahui dengan tujuan mengajarkan orang yang belum tahu, karena Jibril dikala itu mengetahui jawabannya, berdasarkan ucapannya dalam hadits, "engkau benar" karena jika tujuan penanya adalah ingin mengajarkan orang-orang yang ada disekitar orang yang menjawab maka itu tergolong bentuk taklim bagi mereka.

8. Dan diantara faedah hadits ini: sesungguhnya penyebab memiliki hukum yang sama dengan yang terlibat langsung apabila yang terlibat langsung didasari di atas sebab tersebut, berdasarkan sabda nabi ﷺ, "ini adalah Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian" padahal gurunya adalah Rasul ﷺ akan tetapi ketika Jibril yang menjadi sebab bertanya kepadanya maka Rasul ﷺ menjadikannya sebagai yang mengajarkan (agama).


Bersambung insya Allah ta'ala...


📕 At-Ta'liqat Ala Al-Arba'in An-Nawawiyyah karya Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah.


Sumber : Butiran Faedah


Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: