Selasa, 27 April 2021

Hukum Puasa Ramadhan

Hukum Puasa Ramadhan


Berpuasa Ramadhan hukumnya fardhu 'ain, artinya wajib bagi setiap hamba Allahﷻ yang memenuhi syarat wajibnya puasa Ramadhan berdasarkan nash al-Qur'an, as-Sunnah serta Ijma Ulama.

1. Dari al-Qur'an tentang wajibnya puasa Ramadhan disebutkan dalam surah al-Baqarah : 183.

Allah ﷻ berfirman :

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah : 183)

Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata :

يخبر تعالى بما منَّ به على عباده، بأنه فرض عليهم الصيام، كما فرض على الأمم السابقة، لأنه من الشرائع والأوامر التي هي مصلحة للخلق في كل زمان

"Allah ﷻ mengabarkan atas nikmat yang diberikan kepada hambanya, berupa diwajibkannya puasa (Ramadhan) atas mereka,  sebagaimana diwajibkan atas ummat-ummat sebelumnya. Sesungguhnya puasa Ramadhan termasuk syariat dan perintah yang terkandung padanya kebaikan bagi hamba pada setiap waktu."

(Taisir Karimirrahman : 86)

2. Dari as-Sunnah tentang wajibnya puasa Ramadhan diantaranya hadits Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma riwayat Bukhari dan Muslim :

بني الإسلام على خمس : شهادة أن لاإله إلا الله وأن محمدارسول الله وإقام الصلاة وإيتاءالزكاة والحج وصوم رمضان .

"Islam dibangun diatas lima dasar : persaksian tidak ada sesembahan yang benar selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan Shalat, membayar Zakat, menunaikan ibadah Haji dan berpuasa Ramadhan".

3. Adapun Ijma' (kesepakatan Ulama) tentang wajibnya puasa Ramadhan telah dinukil oleh banyak Ulama (al-Majmu' 6/249). Ijma' ini bersifat qath'i (meyakinkan), karena wajibnya puasa Ramadhan merupakan perkara  yang telah diketahui dalam agama Islam. Siapa yang mengingkari tentang wajibnya dia kafir keluar dari islam.

Sumber bacaan Kitab Shiyam dari Manhajis Salikin oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'dy, Kitab Shiyam dan Fiqh Al-Muyassar oleh Sekelompok Ulama, juga Catatan Pribadi Penyusun.

Ma'had Ibnu Abbas Barakkang Mamuju Tengah Sulawesi Barat.

Disusun oleh Akhukum al-Faqir ila Maghfirati Rabbih

Abu Mujahid al-Indunisy

Majmu'ah Salafy Sulbar

Channel Telegram Al Haqqu Ahabbu Ilaina

Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: